Hernia Paraumbilikalis & Hernia Umbilikalis

Apa itu Hernia?

Hernia adalah adalah penyakit yang terjadi ketika ada organ dalam tubuh yang menekan dan mencuat melalui jaringan otot atau jaringan di sekitarnya yang lemah. Otot kita biasanya cukup kuat untuk menahan organ-organ tubuh sehingga tetap di lokasinya masing-masing. Umumnya terjadi di pangkal paha dan area dinding perut.

Apa itu Hernia Paraumbilikalis?

Hernia yang ada di seputar pusar atau umbilikus disebut hernia paraumbilikalis atau umbilikalis. Pada kondisi ini, pusar dan dinding perut mengalami kerusakan. Umumnya, pada bayi, pusar atau lubang di pusat perut akan menutup segera setelah bayi dilahirkan. Tetapi, pada kasus hernia umbilikalis, otot-otot abdomen gagal menyambung seutuhnya dengan jaringan-jaringan dan usus di sekitar tonjolan pusar melalui titik umulikus yang lemah. Akibatnya, hernia umbilikalis akan terjadi jika otot-otot dindingperut membuka dan tali pusat akan gagal menutup sepenuhnya. Umumnya, hernia umbilikalis tidak disertai nyeri atau rasa tidak nyaman. Hanya saja ukuran pusar membesar dari biasanya, namun inipun tidak perlu diterapi karena umumnya akan menyusust dengan sendirinya saat anak berusia 2-3 tahun. Tetapi jika di usia 4 tahun masih ada, maka kemungkinan membutuhkan pembedahan. Jika isis perut menerobos keluar, sampai usus dan lemak sekaligus, maka disebut hernia paraumbilikalis. Hal ini terjadi jika ligament dan otot-otot yang ada di dekat pusar sangat lemah. Kondisi ini menyebabkan rasa tidak nyaman karena jaringan lemak akan terlihat menonjol dan mudah dirasakan. Perbedaan lainnya, jika hernia umbilikalis terjadi pada bayi dan anak-anak, maka kebanyakan hernia paraumbilikalis terjadi pada orang dewasa.

Apa penyebabnya?

Hernia umbilikalis atau paraumbilikalis pada orang dewasa umumnya disebabkan hal-hal berikut ini:

  • Obesitas
  • Cacat bawaan lahir pada tali pusat (umbilikus)
  • Kehamilan yang terlalu sering atau kembar banyak
  • Pembedahan di area perut
  • Penumpukan cairan di rongga perut pasien
  • Batuk berat dan lama
  • Ketegangan terus menerus di area perut saat berkemih

Apa saja pilihan terapinya?

  • Ketika hernia umbilikalis gagal menutup sendiri sampai usia 4 tahun, dapat menimbulkan nyeri dan ukurannya ≥1.5 cm, sehingga dilakukan prosedur pembedahan pada anak.
  • Pada orang dewasa, pasien diminta menurunkan berat badan dan akan direkomendasikan pembedahan untuk menghindari risiko strangulasi.

Apakah ada komplikasi dari pembedahan?

Paska operasi, masa pemulihan hernia paraumbilikalis membutuhkan waktu beberapa minggu. Aktivitas sehari-hari akan dibatasi kurang lebih selama dua minggu.

Meskipun jarang terjadi, namun komplikasi paska pembedahan bisa saja terjadi, misalnya:

  • Hernia muncul kembali (kambuh)
  • Infeksi luka operasi dan membutuhkan antibiotik
  • Pasien merasa nyeri dan sakit kepala, atau lumpuh pada kaki dan tangan beberapa jam setelah operasi.