Kolesistektomi Laparaskopis

Kolesistektomi Laparaskopis adalah prosedur medis di mana kandung empedu pasien dikeluarkan menggunakan cara-cara laparaskopis. Ini merupakan cara bedah invasif minimal di mana prosedur operasi dijalankan dengan bantuan kamera video dan sejumlah peralatan bedah non-invasif lainnya. Masalah terbesar dari kandung empedu biasanya disebabkan oleh batu empedu yang terdiri dari garam empedu dan kolesterol. Secara tradisional, kandung empedu dikeluarkan dengan membuat irisan sepanjang lima hingga delapan inchi di wilayah perut. Dengan bantuan teknologi, Kolesistektomi Laparoskopis dianggap sebagai metoda standar. Selama Kolesistektomi Laparoskopis digunakan alat bernama Laparoskop untuk melihat organ dalam sekaligus untuk mengeluarkan kandung empedu. Alat itu dijalankan hanya dengan tiga bekas tusukan dan tidak lagi dengan sayatan yang lebar, di mana tiap tusukan berukuran hanya lima hingga 10 mm.

Cara Kolesistektomi Laparoskopis

Industri media sudah berkembang sedemikian rupa sehingga ikut berpengaruh pada cara melakukan Kolesistektomi Laparoskopis. Di bawah ini adalah cara-cara yang umum dilakukan untuk menjalankan Kolesistektomi Laparoskopis.

Kolesistektomi Laparoskopis Standar.

Prosedur ini banyak dijalankan oleh para ahli bedah. Dengan cara ini, empat port (celah bedah) dibuat, dua dengan irisan 10 mm dan dua lainnya dengan irisan 5 mm, untuk memasukkan peralatan operasi. Irisan 10 mm yang pertama digunakan untuk memasukkan teleskop sementara irisan 10 mm lainnya untuk dipakai sebagai area port utama. Untuk port-port yang 5 mm, satu berada di wilayah pinggang yang digunakan untuk menarik fundus kandung empedu, sementara yang lainnya digunakan ahli bedah sebagai port tindakan menggunakan tangan kiri. Cara ini juga disebut dengan Kolesistektomi Laparaskopis Standar 4 Port atau 10-10-5-5.

Kolesistektomi Laparoskopis Yang Dimodifikasi.

Prosedur ini tak begitu menyakitkan dan secara komestik lebih baik dibandingkan dengan Kolesistektomi Laparoskopis Standar. Dengan prosedur ini, jumlah port bisa dikurangi, contoh, panjang irisan bisa dikurangi dari 10 mm menjadi 5 mm. Pasien diuntungkan dengan adanya 3, bukan 4 port seperti lazimnya, dengan rasa sakit yang tak begitu besar dan hanya menyisakan bekas luka sepanjang 5 mm saja.

Manfaat Kolesistektomi Laparoskopis

  1. Prosedurnya tak terlalu menimbulkan rasa sakit
  2. Hanya diperlukan 3 irisan kecil sepanjang lima hingga 10 mm, dibandingkan sayatan sepanjang lima hingga delapan inchi seperti metoda sebelumnya.
  3. Secara kosmetika lebih baik daripada pembedahan terbuka.
  4. Pemulihan cepat, biasanya pasien sudah bisa kembali pada aktivitas normal dalam beberapa hari saja.
  5. Dalam beberapa kasus, pasien bahkan ada yang langsung pulang setelah menjalani operasi.

Komplikasi yang terkait dengan Kolesistektomi Laparoskopis

Pada dasarnya setiap operasi, bahkan pembedahan terkecil sekalipun selalu membawa dampak dan risiko akan terjadinya komplikasi. Bagaimanapun, komplikasi-komplikasi yang disebut di bawah ini yang disebabkan oleh Kolesistektomi Laparoskopis sangat jarang terjadi ketika operasi dilakukan oleh ahli bedah terlatih dan berpengalaman.

  1. Luka pada saluran empedu
  2. Infeksi pada luka
  3. Pendarahan berlebihan selama operasi
  4. Jantung dan masalah medis lainnya.
  5. Pergantian dengan pembedahan terbuka

Kolesistektomi Laparoskopis bisa dilakukan oleh ahli-ahli bedah terlatih, bahkan dalam banyak kasus sulit, pasien-pasien dengan kadung empedu yang besar, atau mereka yang memiliki catatan infeksi kandung empedu atau lolesistitis akut. Penting bagi pasien utnuk mendiskusikan operasi yang akan dijalaninya dengan ahli bedah yang terlatih atau kompeten yang jelas-jelas memiliki track record keberhasilan tinggi.

Jika Anda didiagnosa memiliki penyakit kandung empedu, periksakan segera ke dokter agar operasi Kolesistektomi Laparoskopis bisa dipahami guna menghindari berlanjutnya rasa sakit!