Operasi Hernia dengan bedah laparoskopi

Hernia inguinalis dapat diobati dengan operasi terbuka “tradisional” (umumnya lebih sakit dan butuh 6 minggu untuk pemulihan) atau dengan laparoskopi. Metode ini menggunakan teleskop kecil, dengan rasa sakit dan bekas luka lebih sedikit.

Laparoskopi perbaikan hernia adalah intervensi bedah untuk memperbaiki kelemahan dalam perut dinding (otot) dengan menggunakan teleskop tipis dan mesh untuk menambal cacat. Sehingga, pasien merasa lebih nyaman pasca operasi, bekas luka minimal, dan pulih lebih cepat.

Manfaat Laparoskopi Perbaikan Hernia

  • Meminimalkan nyeri pasca operasi
  • Mengurangi pemakaian obat penghilang rasa sakit
  • Dapat memperbaiki dua sisi sekaligus untuk hernia bilateral
  • Lebih cepat sembuh dan beraktivitas seperti biasa
  • Dapat diterapkan pada hernia inguinalis yang tumbuh kembali

Kelemahan Laparoskopi Perbaikan Hernia

Biaya lebih tinggi karena kebutuhan instrumen bedah yang berbeda.

Kapan Harus Menjalani Laparoskopi Perbaikan Hernia?

Keputusan ini, lazimnya, dibuat oleh ahli bedah setelah pemeriksaan menyeluruh. Prosedur laparoskopi mungkin tidak cocok untuk pasien yang pernah menjalani operasi perut, prostat, atau memiliki kondisi medis tertentu.

Apa Persiapan Sebelum Diperlukan?

  • Biasanya, sebelum operasi dilakukan, pasien perlu menginap satu malam di rumah sakit
  • Dokter bedah akan melakukan tes pra-operasi, seperti tes darah, evaluasi medis, dan elektrokardiogram (EKG)
  • Dokter bedah juga akan mengambil persetujuan tertulis dari pasien sebelum melakukan operasi, yang menyatakan risiko dan aspek positif dari operasi
  • Pasien tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman semalam sebelum operasi, kecuali obat-obatan yang direkomendasikan dokter
  • Hindari obat-obatan, seperti: aspirin, antikoagulan, dan obat anti-inflamasi (obat arthritis)
  • Berhenti merokok untuk meminimalkan peluang kambuh

Bagaimana Laparoskopi Perbaikan Hernia Dilakukan?

  • Bedah laparoskopi dilakukan dengan teleskop kecil yang terhubung ke kamera khusus. Teleskop ini dimasukkan melalui kanula, sehingga ahli bedah dapat melihat posisi hernia
  • Pada lokasi hernia, dokter menggunakan mesh (jaring) bedah. Mesh ini harus tetap berada di jaringan sekitarnya dengan bantuan staples, sealant perekat, atau jahitan.
  • Mesh dibuat dari bahan yang aman, fleksibel, dan mendorong pertumbuhan jaringan baru.

Kapan Laparoskopi Perbaikan Hernia Tak Dapat Dilakukan?

Keputusan tidak melakukan atau mengubah operasi laparoskopi menjadi operasi terbuka berada di tangan dokter bedah. Meski demikian,

sejumlah faktor diketahui memperbesar peluang operasi menjadi terbuka. Antara lain:

  • Obesitas
  • Masalah pendarahan
  • Jaringan parut, yang disebabkan operasi perut sebelumnya
  • Ketidakmampuan untuk memvisualisasikan organ

Potensi Komplikasi Pasca Operasi

  • Susah buang air kecil
  • Memar dan pembengkakan skrotum, pangkal penis, testis
  • Pendarahan
  • Infeksi
  • Cedera pada organ terdekat seperti kandung kemih, usus, pembuluh darah, saraf, dan korda spermatika (pada laki-laki)